Bab 5 — Membuat Campaign Search Pertama
← Home
🚀 Bab 5 — Campaign Search Pertama
1 / 6
5.1 Bab 5 · Campaign Pertama

Pilih Objective yang Tepat

Objective kampanye menentukan rekomendasi pengaturan yang Google berikan. Pilihan yang salah membatasi kontrol Anda — pilihan yang tepat membuka semua opsi optimasi.

⏱ ~9 menit 🟢 Pemula 🎯 Kritis
📁 Pilih Tujuan Kampanye — Google Ads
🛒
Sales
Penjualan online
📋
Leads
Prospek & form
🌐
Website Traffic
Kunjungan situs
📢
Awareness
Brand exposure
⭐ PILIH INI
⚙️
Create without
goal guidance
Kontrol penuh
Langkah 2 — Pilih Tipe Kampanye
🔍
Search ← PILIH INI
Teks di hasil pencarian
🖼️
Display
Banner website
▶️
Video
YouTube ads
🛒
Shopping
Product listing
4 Objective & Kapan Menggunakannya
Objective Cocok untuk Bidding default Rekomendasi?
🛒 Sales WooCommerce / toko online Maximize Conv. Value ⚠️ Bisa, tapi terbatas
📋 Leads Form inquiry / jasa Maximize Conversions ⚠️ Bisa, tapi terbatas
🌐 Website Traffic Blog / konten / awareness Maximize Clicks ❌ Hindari untuk konversi
⚙️ Without goal guidance Semua tipe bisnis Anda yang tentukan ✅ SELALU PILIH INI
💡
“Create without goal guidance” memberikan akses ke semua pengaturan tanpa Google memaksakan rekomendasi tertentu. Anda bisa pilih bidding strategy, network, dan semua opsi secara bebas — inilah yang diperlukan untuk optimasi yang benar.
Setting Penting Segera Setelah Pilih “Search”
HAPUS centang “Display Network” — Google secara default mencentang ini. Jika dibiarkan, iklan Anda bisa muncul sebagai banner di website random yang tidak relevan, dengan kualitas traffic jauh lebih rendah.
HAPUS centang “Search Network Partners” — Site partner seperti YouTube search, Maps, dll. Traffic-nya lebih rendah kualitasnya di awal. Bisa diaktifkan kembali setelah kampanye stabil.
CENTANG hanya “Google Search” — Ini satu-satunya yang Anda inginkan: iklan tampil di hasil pencarian Google.com murni.
Masukkan URL landing page WordPress Anda — Google akan menggunakannya untuk validasi dan saran keyword. Pastikan URL adalah halaman landing page yang spesifik, bukan homepage.
1 / 6
5.2 Bab 5 · Campaign Pertama

Setup Campaign Manual Lengkap

Panduan step-by-step lengkap setup kampanye Search manual dari awal hingga siap tayang. Ikuti urutan ini — jangan ada yang terlewat.

⏱ ~15 menit 🟢 Pemula 🔧 Praktik
Objective
Tipe
3
Campaign
4
Ad Group
5
Iklan
Nama Kampanye
Konveksi Seragam – Surabaya – Phrase Match
Format: [Layanan] – [Lokasi] – [Match Type]
Network
✅ Google Search Only
Bidding
Manual CPC + eCPC
Lokasi
📍 Surabaya, Jawa Timur
Budget Harian
Rp 150.000
7 Pengaturan Wajib — Urutan & Penjelasan
1
Nama Kampanye yang Deskriptif
Gunakan format: [Layanan] — [Lokasi] — [Match Type]
Contoh: Konveksi Seragam - Surabaya - Phrase
Nama yang jelas memudahkan pengelolaan saat akun sudah punya banyak kampanye.
2
⚠️ Network: Google Search ONLY
WAJIB: Hilangkan centang “Display Network” dan “Search Partners”. Centang hanya “Google Search”. Ini mencegah budget terbuang di tempat yang tidak relevan.
3
Setting Lokasi Target
Masukkan kota/provinsi target → Pilih “Presence” bukan “Interest” di Location Options. Detail lengkap di sub-bab 5.3.
4
Bahasa: Indonesia + Inggris
Tambahkan Bahasa Indonesia dan English sekaligus. Banyak pengguna Google Indonesia yang interface browser-nya bahasa Inggris — jika hanya pilih Indonesia, Anda kehilangan segmen ini.
5
Bidding Strategy: Manual CPC + eCPC
Untuk pemula: Manual CPC → aktifkan Enhanced CPC. Ini memberi kontrol maksimal sambil membiarkan AI melakukan micro-adjustment bid untuk peluang konversi yang lebih tinggi.
6
Budget Harian
Mulai konservatif — 50% dari target budget Anda. Misalnya jika rencana Rp 300k/hari, mulai dari Rp 150k/hari selama 2 minggu pertama untuk validasi. Naikkan setelah terbukti profitable.
7
Ad Extensions (Aset Iklan)
Tambahkan minimal: Sitelink Extension (4 link tambahan), Callout Extension (USP bisnis), dan Call Extension (nomor telepon). Extensions meningkatkan CTR rata-rata 10–15%.
📌
Konvensi Penamaan Kampanye: Konsisten dari awal sangat membantu saat akun tumbuh besar. Gunakan format yang sama untuk semua kampanye: [Produk/Jasa] — [Lokasi] — [Match Type] — [Device jika perlu]. Ini menghemat waktu saat menganalisis performa di laporan.
2 / 6
5.3 Bab 5 · Campaign Pertama

Setting Lokasi Target

Targeting lokasi yang tepat memastikan setiap Rupiah hanya dikeluarkan untuk menjangkau calon pelanggan yang memang berada di area layanan Anda.

⏱ ~9 menit 🟢 Pemula 📍 Geo-targeting
📍 Jenis Location Targeting
🏙️
Kota / Kabupaten
Surabaya, Bandung, Medan…
✅ Paling umum
🗺️
Provinsi
Jawa Timur, DKI Jakarta…
Untuk layanan regional
📏
Radius (km)
10 km dari toko Anda
Terbaik untuk toko fisik
🌏
Negara
Indonesia (semua kota)
Untuk layanan nasional
🚨 PENGATURAN PALING KRUSIAL — Jangan Lewatkan!
Location Options → Target: Pilih “Presence” bukan “Interest”
✅ PRESENCE (Pilih ini)
Iklan hanya tampil untuk orang yang secara fisik berada di lokasi target Anda. GPS/IP address terkonfirmasi di Surabaya.
❌ INTEREST (Hindari)
Iklan tampil untuk orang yang pernah mencari info tentang Surabaya — meski sekarang sedang di Bali atau Jakarta.
4 Langkah Setting Lokasi
1
Masukkan Lokasi Target
Campaign Settings → Locations → Enter another location → Ketik nama kota, provinsi, atau negara → Pilih dari dropdown yang muncul → Klik Save
2
Radius Targeting untuk Bisnis Lokal/Toko Fisik
Klik “Radius” (bukan “Location”) → Masukkan alamat bisnis Anda → Set radius dalam km. Contoh: bengkel di Surabaya Selatan → radius 15 km. Sangat efektif karena menarget orang yang benar-benar dekat dengan Anda.
3
Exclude Lokasi yang Tidak Relevan
Klik Advanced Search → Tab Exclude → Tambahkan area yang tidak ingin dijangkau. Contoh: Anda hanya melayani Surabaya tapi tidak Sidoarjo → exclude Sidoarjo.
4
⚠️ WAJIB: Set Location Options ke “Presence”
Klik Location Options (dropdown) → Target: pilih “Presence: People in or regularly in your targeted locations” → Exclude: pilih “Presence” juga. Ini langkah yang paling sering terlewat!
Bid Adjustment per Lokasi (Advanced)
Naikkan bid di area konversi tinggi: Setelah 1 bulan, cek lokasi mana yang paling banyak konversinya → set bid adjustment +15–25% untuk area tersebut
Turunkan bid di area mahal tapi sedikit konversi: Jika Surabaya Barat CPC tinggi tapi konversi rendah → set -20% bid adjustment
Lokasi → klik nama lokasi → Edit bid adjustment → Masukkan persentase (+/-)
3 / 6
5.4 Bab 5 · Campaign Pertama

Setting Bidding Strategy

Bidding strategy adalah salah satu keputusan paling berdampak. Pilihan yang salah bisa menghabiskan budget tanpa hasil — pilihan yang tepat secara dramatis meningkatkan efisiensi iklan.

⏱ ~12 menit 🟡 Menengah 💰 Kritis
Perbandingan Semua Bidding Strategy
Strategy Cara Kerja Cocok Untuk Syarat
Manual CPC Anda set bid manual per keyword Pemula — kontrol penuh Tidak ada
Enhanced CPC Manual + AI micro-adjustment Pemula + sedikit AI Tidak ada
Maximize Clicks AI cari klik terbanyak Traffic awal / awareness Tidak ada
Max. Conversions AI maks. jumlah konversi Setelah tracking aktif Min 1 konv/bulan
Target CPA AI pertahankan CPA di target Optimasi CPA efisien Min 30–50 konv/bulan
Target ROAS AI maks. revenue per Rp iklan WooCommerce / e-commerce Min 50 konv/bulan
Roadmap Evolusi Bidding Strategy
🔧
MINGGU 1–4
Manual CPC
Pelajari CPC real per keyword. Set bid berdasarkan nilai konversi Anda. Kontrol penuh = data paling bersih untuk pembelajaran. Target: pahami keyword mana yang CPC-nya masuk akal.
🤝
BULAN 1–2
Enhanced CPC (eCPC)
Aktifkan eCPC di atas Manual CPC. AI akan menaikkan bid sedikit untuk peluang konversi tinggi, dan menurunkan untuk yang rendah. Anda masih pegang kendali, AI hanya bantu micro-adjustment.
🤖
BULAN 2–3
Maximize Conversions
Setelah tracking konversi aktif dan ada minimal 15–20 konversi, coba Maximize Conversions. AI mulai belajar pola konversi Anda. Monitor CPA — pastikan tidak melonjak terlalu tinggi di minggu pertama.
🎯
BULAN 3+
Target CPA / Target ROAS
Setelah 30–50 konversi/bulan, beralih ke Target CPA (untuk jasa/leads) atau Target ROAS (untuk WooCommerce). AI sekarang punya cukup data untuk membuat keputusan bid yang sangat akurat.
Cara Set Manual CPC yang Benar
Formula Bid Maksimum yang Aman
Nilai rata-rata 1 pelanggan
Rp 5.000.000
× Margin keuntungan
× 30%
= Nilai konversi bersih
Rp 1.500.000
× Target conv. rate landing page
× 5%
= Max CPC yang masih profit
Rp 75.000
Mulai dari 50–60% nilai max CPC ini (Rp 38.000–45.000) → naikkan bertahap berdasarkan data
⚠️
Jangan Switch Bidding Strategy Terlalu Sering: Setiap kali Anda ganti strategy, Google Ads butuh 1–2 minggu “learning period” untuk mengoptimalkan. Ganti terlalu sering = performa tidak stabil dan data tidak valid untuk perbandingan.
4 / 6
5.5 Bab 5 · Campaign Pertama

Setting Budget Harian

Budget harian menentukan batas maksimum spending per hari. Perhitungan yang tepat memastikan Anda tidak underspend (terlalu pelit, data kurang) atau overspend (rugi besar).

⏱ ~10 menit 🟢 Pemula 💰 Keuangan
🧮 Kalkulator Budget Harian — Contoh Bisnis Konveksi
🎯 Target leads per bulan 30 leads
💰 Nilai 1 klien rata-rata Rp 3.000.000
📊 CPA maksimum yang bisa diterima (10% nilai klien) = Rp 300.000
📅 Budget bulanan (30 leads × Rp 300rb) = Rp 9.000.000
📆 Budget harian (÷ 30 hari) = Rp 300.000
Budget Harian Rekomendasi (Mulai 50%)
Mulai dari setengah, naikkan setelah terbukti profitable
Rp 150.000
5 Langkah Hitung Budget yang Tepat
1
Tentukan Target Konversi per Bulan
Berapa lead/penjualan minimum yang Anda butuhkan dari Google Ads untuk bisnis menguntungkan? Contoh: minimal 20 leads/bulan untuk BEP.
2
Hitung CPA Maksimum yang Bisa Diterima
Rumus: Nilai 1 klien × Margin profit × Batas alokasi marketing
Jika nilai klien Rp 5jt, margin 30%, dan alokasi marketing 40% → CPA maks = Rp 5jt × 30% × 40% = Rp 600.000
3
Hitung Budget Bulanan
Target konversi × CPA maksimum = Budget bulanan
Contoh: 20 leads × Rp 600.000 = Rp 12.000.000/bulan
4
Bagi Jadi Budget Harian
Budget bulanan ÷ 30 hari = Budget harian
Rp 12.000.000 ÷ 30 = Rp 400.000/hari
5
Mulai dari 50% Budget Target
Di bulan pertama, gunakan hanya 50% budget (Rp 200.000/hari) untuk validasi. Setelah 2 minggu dan kampanye terbukti menghasilkan konversi → naikkan bertahap ke 75% → 100%.
Cara Kerja Budget di Google Ads
Google bisa pakai 2× budget harian
Di hari traffic tinggi, Google bisa menghabiskan hingga 2× budget harian Anda. Tapi total bulanan tidak akan melebihi budget harian × 30.4
📊
Standard vs Accelerated Delivery
Standard (rekomendasi): Budget dibagi merata sepanjang hari.
Accelerated: Budget dihabiskan secepat mungkin — berisiko habis di pagi hari.
Budget terlalu kecil = data tidak cukup: Budget di bawah Rp 50.000/hari membuat iklan jarang tampil dan data terlalu sedikit untuk optimasi. Minimal Rp 100.000/hari untuk dapat data yang bermakna.
Naikkan budget maksimal 20% per minggu agar algoritma Google Ads tidak masuk learning period ulang yang bisa mengganggu performa 7–14 hari.
Monitor Impression Share (IS): Jika IS Loss (Budget) > 20%, artinya budget Anda terlalu kecil dan Anda kehilangan banyak peluang tayang. Pertimbangkan naikkan budget atau persempit targeting.
5 / 6
5.6 Bab 5 · Campaign Pertama

Jaringan & Jadwal Tayang Iklan

Dua pengaturan ini menentukan di mana dan kapan iklan Anda muncul. Setup yang tepat bisa menghemat 20–30% budget dengan tidak membuang uang di tempat atau waktu yang salah.

⏱ ~11 menit 🟢 Pemula ⏰ Efisiensi
Setting Jaringan (Network) yang Benar
✅ Google Search — CENTANG INI
Iklan teks tampil di halaman hasil pencarian Google.com. Traffic berkualitas tinggi, intent jelas, sudah terbukti konversi.
❌ Search Network Partners — HAPUS centang
Iklan muncul di mesin pencari partner Google (AOL, Ask.com, dll). Traffic quality lebih rendah, konversi lebih sedikit. Bisa aktifkan kembali setelah kampanye stabil jika ingin expand.
❌ Display Network — HAPUS centang
Iklan banner di website/blog/app. Ini tipe kampanye berbeda yang harus dikelola terpisah dengan budget tersendiri. Mencampurnya dengan Search = data tidak bersih dan susah dioptimasi.
Ad Scheduling — Jadwal Tayang Optimal
Contoh Heatmap Konversi — Bisnis Jasa B2B (setelah 1 bulan data)
Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min
06:00
08:00
10:00
12:00
14:00
17:00
20:00
★ Konversi tertinggi
Konversi tinggi
Konversi sedang
Tidak ada konversi
3 Langkah Setup Ad Scheduling
1
Awal: Biarkan Tayang 24/7
Di bulan pertama, biarkan iklan tayang sepanjang waktu untuk mengumpulkan data. Jangan batasi dulu sebelum Anda punya data real tentang jam dan hari yang paling efektif.
2
Analisis Data Setelah 4 Minggu
Reports → Predefined Reports → Time → Hour of day dan Day of week → Lihat jam dan hari dengan konversi tertinggi vs terendah.
3
Terapkan Schedule + Bid Adjustment
Campaign Settings → Ad Schedule → + New Ad Schedule → Pilih hari & jam → Set bid adjustment. Contoh dari heatmap di atas: set bid +20% pada Senin–Kamis 10:00–16:00, set −100% pada Sabtu–Minggu malam.
🏢 B2B / Jasa
Senin–Jumat jam kerja (08:00–17:00)
Peak: Senin pagi & Kamis siang
Kurangi bid weekend & malam
🛒 B2C / WooCommerce
Semua hari termasuk weekend
Peak: Jumat malam & Sabtu siang
Naikkan bid hari gajian (tanggal 25–30)
🚀

Bab 5 Selesai!

Campaign Search pertama Anda sudah siap dikonfigurasi dengan benar. Lanjut ke Bab 6 — Struktur Ad Group yang optimal!

Lanjut ke Bab 6 →
6 / 6
Bab 6 →