Objective kampanye menentukan rekomendasi pengaturan yang Google berikan.
Pilihan yang salah membatasi kontrol Anda — pilihan yang tepat membuka semua opsi optimasi.
⏱ ~9 menit🟢 Pemula🎯 Kritis
📁Pilih Tujuan Kampanye — Google
Ads
🛒
Sales
Penjualan online
📋
Leads
Prospek & form
🌐
Website Traffic
Kunjungan situs
📢
Awareness
Brand exposure
⭐ PILIH INI
⚙️
Create without goal
guidance
Kontrol penuh
Langkah 2 — Pilih Tipe Kampanye
🔍
Search ← PILIH INI
Teks di hasil pencarian
🖼️
Display
Banner website
▶️
Video
YouTube ads
🛒
Shopping
Product listing
4 Objective & Kapan Menggunakannya
Objective
Cocok untuk
Bidding default
Rekomendasi?
🛒 Sales
WooCommerce / toko online
Maximize Conv. Value
⚠️ Bisa, tapi terbatas
📋 Leads
Form inquiry / jasa
Maximize Conversions
⚠️ Bisa, tapi terbatas
🌐 Website Traffic
Blog / konten / awareness
Maximize Clicks
❌ Hindari untuk konversi
⚙️ Without goal guidance
Semua tipe bisnis
Anda yang tentukan
✅ SELALU PILIH INI
💡
“Create without goal guidance” memberikan akses ke
semua pengaturan tanpa Google memaksakan rekomendasi tertentu. Anda bisa pilih bidding
strategy, network, dan semua opsi secara bebas — inilah yang diperlukan untuk optimasi yang
benar.
Setting Penting Segera Setelah Pilih “Search”
HAPUS centang “Display Network” — Google secara
default mencentang ini. Jika dibiarkan, iklan Anda bisa muncul sebagai banner di website
random yang tidak relevan, dengan kualitas traffic jauh lebih rendah.
HAPUS centang “Search Network Partners” — Site
partner seperti YouTube search, Maps, dll. Traffic-nya lebih rendah kualitasnya di awal.
Bisa diaktifkan kembali setelah kampanye stabil.
CENTANG hanya “Google Search” — Ini satu-satunya yang
Anda inginkan: iklan tampil di hasil pencarian Google.com murni.
Masukkan URL landing page WordPress Anda — Google
akan menggunakannya untuk validasi dan saran keyword. Pastikan URL adalah halaman
landing page yang spesifik, bukan homepage.
1 / 6
5.2 Bab 5 · Campaign Pertama
Setup Campaign Manual Lengkap
Panduan step-by-step lengkap setup kampanye Search manual dari awal hingga
siap tayang. Ikuti urutan ini — jangan ada yang terlewat.
⏱ ~15 menit🟢 Pemula🔧 Praktik
✓
Objective
✓
Tipe
3
Campaign
4
Ad Group
5
Iklan
Nama Kampanye
Konveksi Seragam – Surabaya – Phrase Match
Format: [Layanan] –
[Lokasi] – [Match Type]
Network
✅ Google Search Only
Bidding
Manual CPC + eCPC
Lokasi
📍 Surabaya, Jawa Timur
Budget Harian
Rp 150.000
7 Pengaturan Wajib — Urutan & Penjelasan
1
Nama Kampanye yang Deskriptif
Gunakan format: [Layanan] — [Lokasi] — [Match
Type] Contoh:
Konveksi Seragam - Surabaya - Phrase Nama yang jelas memudahkan
pengelolaan saat akun sudah punya banyak kampanye.
2
⚠️ Network: Google Search ONLY
WAJIB: Hilangkan centang “Display Network” dan
“Search Partners”. Centang hanya “Google Search”. Ini mencegah budget terbuang di
tempat yang tidak relevan.
3
Setting Lokasi Target
Masukkan kota/provinsi target → Pilih “Presence”
bukan “Interest” di Location Options. Detail lengkap di sub-bab 5.3.
4
Bahasa: Indonesia + Inggris
Tambahkan Bahasa Indonesia dan
English sekaligus. Banyak pengguna Google Indonesia yang interface
browser-nya bahasa Inggris — jika hanya pilih Indonesia, Anda kehilangan segmen ini.
5
Bidding Strategy: Manual CPC + eCPC
Untuk pemula: Manual CPC → aktifkan
Enhanced CPC. Ini memberi kontrol maksimal sambil membiarkan AI
melakukan micro-adjustment bid untuk peluang konversi yang lebih tinggi.
6
Budget Harian
Mulai konservatif — 50% dari target budget Anda. Misalnya jika
rencana Rp 300k/hari, mulai dari Rp 150k/hari selama 2 minggu pertama untuk
validasi. Naikkan setelah terbukti profitable.
7
Ad Extensions (Aset Iklan)
Tambahkan minimal: Sitelink Extension (4 link
tambahan), Callout Extension (USP bisnis), dan Call
Extension (nomor telepon). Extensions meningkatkan CTR rata-rata
10–15%.
📌
Konvensi Penamaan Kampanye: Konsisten dari awal
sangat membantu saat akun tumbuh besar. Gunakan format yang sama untuk semua kampanye:
[Produk/Jasa] — [Lokasi] — [Match Type] — [Device jika perlu]. Ini menghemat
waktu saat menganalisis performa di laporan.
2 / 6
5.3 Bab 5 · Campaign Pertama
Setting Lokasi Target
Targeting lokasi yang tepat memastikan setiap Rupiah hanya dikeluarkan
untuk menjangkau calon pelanggan yang memang berada di area layanan Anda.
⏱ ~9 menit🟢 Pemula📍 Geo-targeting
📍 Jenis Location Targeting
🏙️
Kota /
Kabupaten
Surabaya, Bandung,
Medan…
✅ Paling umum
🗺️
Provinsi
Jawa Timur, DKI
Jakarta…
Untuk layanan regional
📏
Radius (km)
10 km dari toko Anda
Terbaik untuk toko fisik
🌏
Negara
Indonesia (semua kota)
Untuk layanan nasional
🚨 PENGATURAN
PALING KRUSIAL — Jangan Lewatkan!
Location Options → Target: Pilih “Presence” bukan “Interest”
✅ PRESENCE
(Pilih ini)
Iklan hanya tampil untuk
orang yang secara fisik berada di lokasi target
Anda. GPS/IP address terkonfirmasi di Surabaya.
❌ INTEREST
(Hindari)
Iklan tampil untuk orang
yang pernah mencari info tentang Surabaya —
meski sekarang sedang di Bali atau Jakarta.
4 Langkah Setting Lokasi
1
Masukkan Lokasi Target
Campaign Settings → Locations → Enter another
location → Ketik nama kota, provinsi, atau negara → Pilih dari dropdown
yang muncul → Klik Save
2
Radius Targeting untuk Bisnis Lokal/Toko Fisik
Klik “Radius” (bukan “Location”) → Masukkan
alamat bisnis Anda → Set radius dalam km. Contoh: bengkel di Surabaya Selatan →
radius 15 km. Sangat efektif karena menarget orang yang benar-benar dekat dengan
Anda.
3
Exclude Lokasi yang Tidak Relevan
Klik Advanced Search → Tab
Exclude → Tambahkan area yang tidak ingin dijangkau. Contoh: Anda
hanya melayani Surabaya tapi tidak Sidoarjo → exclude Sidoarjo.
4
⚠️ WAJIB: Set Location Options ke
“Presence”
Klik Location Options (dropdown) → Target: pilih
“Presence: People in or regularly in your targeted locations” →
Exclude: pilih “Presence” juga. Ini langkah yang paling sering
terlewat!
Bid Adjustment per Lokasi (Advanced)
Naikkan bid di area konversi tinggi: Setelah 1 bulan,
cek lokasi mana yang paling banyak konversinya → set bid adjustment +15–25% untuk area
tersebut
Turunkan bid di area mahal tapi sedikit konversi:
Jika Surabaya Barat CPC tinggi tapi konversi rendah → set -20% bid adjustment
Lokasi → klik nama lokasi → Edit bid adjustment → Masukkan persentase
(+/-)
3 / 6
5.4 Bab 5 · Campaign Pertama
Setting Bidding Strategy
Bidding strategy adalah salah satu keputusan paling berdampak. Pilihan
yang salah bisa menghabiskan budget tanpa hasil — pilihan yang tepat secara dramatis
meningkatkan efisiensi iklan.
⏱ ~12 menit🟡 Menengah💰 Kritis
Perbandingan Semua Bidding Strategy
Strategy
Cara Kerja
Cocok Untuk
Syarat
Manual CPC
Anda set bid manual per keyword
Pemula — kontrol penuh
Tidak ada
Enhanced CPC
Manual + AI micro-adjustment
Pemula + sedikit AI
Tidak ada
Maximize Clicks
AI cari klik terbanyak
Traffic awal / awareness
Tidak ada
Max. Conversions
AI maks. jumlah konversi
Setelah tracking aktif
Min 1 konv/bulan
Target CPA
AI pertahankan CPA di target
Optimasi CPA efisien
Min 30–50 konv/bulan
Target ROAS
AI maks. revenue per Rp iklan
WooCommerce / e-commerce
Min 50 konv/bulan
Roadmap Evolusi Bidding Strategy
🔧
MINGGU 1–4
Manual CPC
Pelajari CPC real per keyword. Set bid berdasarkan nilai konversi
Anda. Kontrol penuh = data paling bersih untuk pembelajaran. Target: pahami keyword
mana yang CPC-nya masuk akal.
🤝
BULAN 1–2
Enhanced CPC (eCPC)
Aktifkan eCPC di atas Manual CPC. AI akan menaikkan bid sedikit
untuk peluang konversi tinggi, dan menurunkan untuk yang rendah. Anda masih pegang
kendali, AI hanya bantu micro-adjustment.
🤖
BULAN 2–3
Maximize Conversions
Setelah tracking konversi aktif dan ada minimal 15–20 konversi,
coba Maximize Conversions. AI mulai belajar pola konversi Anda. Monitor CPA —
pastikan tidak melonjak terlalu tinggi di minggu pertama.
🎯
BULAN 3+
Target CPA / Target ROAS
Setelah 30–50 konversi/bulan, beralih ke Target CPA (untuk
jasa/leads) atau Target ROAS (untuk WooCommerce). AI sekarang punya cukup data untuk
membuat keputusan bid yang sangat akurat.
Cara Set Manual CPC yang Benar
Formula Bid
Maksimum yang Aman
Nilai rata-rata 1 pelanggan
Rp
5.000.000
× Margin keuntungan
× 30%
= Nilai konversi bersih
Rp
1.500.000
× Target conv. rate landing page
× 5%
= Max CPC yang
masih profit
Rp
75.000
Mulai dari 50–60% nilai max CPC
ini (Rp 38.000–45.000) → naikkan bertahap berdasarkan data
⚠️
Jangan Switch Bidding Strategy Terlalu Sering: Setiap
kali Anda ganti strategy, Google Ads butuh 1–2 minggu “learning period” untuk
mengoptimalkan. Ganti terlalu sering = performa tidak stabil dan data tidak valid untuk
perbandingan.
4 / 6
5.5 Bab 5 · Campaign Pertama
Setting Budget Harian
Budget harian menentukan batas maksimum spending per hari. Perhitungan
yang tepat memastikan Anda tidak underspend (terlalu pelit, data kurang) atau overspend (rugi
besar).
📊 CPA maksimum yang bisa diterima (10% nilai klien)=Rp 300.000
📅 Budget bulanan (30 leads × Rp 300rb)=Rp 9.000.000
📆 Budget harian (÷ 30 hari)=Rp 300.000
Budget Harian Rekomendasi (Mulai 50%)
Mulai dari setengah, naikkan setelah
terbukti profitable
Rp
150.000
5 Langkah Hitung Budget yang Tepat
1
Tentukan Target Konversi per Bulan
Berapa lead/penjualan minimum yang Anda butuhkan dari Google Ads
untuk bisnis menguntungkan? Contoh: minimal 20 leads/bulan untuk BEP.
2
Hitung CPA Maksimum yang Bisa Diterima
Rumus: Nilai 1 klien × Margin profit × Batas alokasi
marketing Jika nilai klien Rp 5jt, margin 30%, dan alokasi marketing
40% → CPA maks = Rp 5jt × 30% × 40% = Rp 600.000
3
Hitung Budget Bulanan
Target konversi × CPA maksimum = Budget bulanan Contoh: 20
leads × Rp 600.000 = Rp 12.000.000/bulan
4
Bagi Jadi Budget Harian
Budget bulanan ÷ 30 hari = Budget harian Rp 12.000.000 ÷ 30 =
Rp 400.000/hari
5
Mulai dari 50% Budget Target
Di bulan pertama, gunakan hanya 50% budget (Rp 200.000/hari)
untuk validasi. Setelah 2 minggu dan kampanye terbukti menghasilkan konversi →
naikkan bertahap ke 75% → 100%.
Cara Kerja Budget di Google Ads
⚡
Google bisa pakai
2× budget harian
Di hari traffic tinggi,
Google bisa menghabiskan hingga 2× budget harian Anda. Tapi total bulanan tidak akan melebihi budget harian × 30.4
📊
Standard vs
Accelerated Delivery
Standard (rekomendasi): Budget dibagi merata sepanjang
hari. Accelerated: Budget dihabiskan secepat
mungkin — berisiko habis di pagi hari.
Budget terlalu kecil = data tidak cukup: Budget di
bawah Rp 50.000/hari membuat iklan jarang tampil dan data terlalu sedikit untuk
optimasi. Minimal Rp 100.000/hari untuk dapat data yang bermakna.
Naikkan budget maksimal 20% per minggu agar algoritma
Google Ads tidak masuk learning period ulang yang bisa mengganggu performa 7–14 hari.
Monitor Impression Share (IS): Jika IS Loss (Budget)
> 20%, artinya budget Anda terlalu kecil dan Anda kehilangan banyak peluang tayang.
Pertimbangkan naikkan budget atau persempit targeting.
5 / 6
5.6 Bab 5 · Campaign Pertama
Jaringan & Jadwal Tayang Iklan
Dua pengaturan ini menentukan di mana dan kapan iklan
Anda muncul. Setup yang tepat bisa menghemat 20–30% budget dengan tidak membuang uang di tempat
atau waktu yang salah.
⏱ ~11 menit🟢 Pemula⏰ Efisiensi
Setting Jaringan (Network) yang Benar
✓
✅ Google Search — CENTANG INI
Iklan teks tampil di halaman hasil pencarian Google.com. Traffic
berkualitas tinggi, intent jelas, sudah terbukti konversi.
✗
❌ Search Network Partners — HAPUS centang
Iklan muncul di mesin pencari partner Google (AOL, Ask.com, dll).
Traffic quality lebih rendah, konversi lebih sedikit. Bisa aktifkan kembali setelah
kampanye stabil jika ingin expand.
✗
❌ Display Network — HAPUS centang
Iklan banner di website/blog/app. Ini tipe kampanye berbeda yang
harus dikelola terpisah dengan budget tersendiri. Mencampurnya dengan Search = data
tidak bersih dan susah dioptimasi.
Di bulan pertama, biarkan iklan tayang sepanjang waktu untuk
mengumpulkan data. Jangan batasi dulu sebelum Anda punya data real tentang jam dan
hari yang paling efektif.
2
Analisis Data Setelah 4 Minggu
Reports → Predefined Reports → Time → Hour of
day dan Day of week → Lihat jam dan hari dengan
konversi tertinggi vs terendah.
3
Terapkan Schedule + Bid Adjustment
Campaign Settings → Ad Schedule → + New Ad
Schedule → Pilih hari & jam → Set bid adjustment. Contoh dari heatmap
di atas: set bid +20% pada Senin–Kamis 10:00–16:00, set
−100% pada Sabtu–Minggu malam.
🏢 B2B / Jasa
Senin–Jumat jam kerja (08:00–17:00)
Peak: Senin pagi & Kamis siang
Kurangi bid weekend & malam
🛒 B2C / WooCommerce
Semua hari termasuk weekend
Peak: Jumat malam & Sabtu siang
Naikkan bid hari gajian (tanggal
25–30)
🚀
Bab 5 Selesai!
Campaign Search pertama Anda sudah siap dikonfigurasi dengan benar. Lanjut ke Bab 6 —
Struktur Ad Group yang optimal!