Panduan langkah demi langkah membuat akun Google Ads yang benar. Satu
kesalahan di
tahap awal bisa sangat merepotkan di kemudian hari — ikuti urutan ini dengan teliti.
⏱ ~10 menit🟢 Pemula⚙️ Praktik
🔒 ads.google.com
🎯
Google Ads
bisnis@perusahaan.com
⚠️
JEBAKAN! Google akan
tampilkan ini dulu:
Halaman “Smart Campaign” yang
menyederhanakan semua
pengaturan. JANGAN ikuti! Cari tombol kecil di bawah:
[Tombol besar “Mulai Sekarang” — JANGAN klik ini]
Switch
to
Expert Mode ← Klik yang ini (kecil, di bawah)
PENTING: Gunakan email bisnis (contoh:
marketing@namabisnis.com), bukan Gmail pribadi. Ini penting untuk
pemisahan akun dan
profesionalisme.
3
⚠️ WAJIB: Pilih Expert Mode!
Google akan arahkan ke Smart Campaign. JANGAN
ikuti! Scroll ke
bawah → klik “Switch to Expert Mode” — tombol kecil yang
sengaja disembunyikan
Google.
4
Pilih “Create campaign without a goal”
Ini memberi Anda kontrol penuh atas semua
pengaturan kampanye
tanpa batasan dari goal wizard. Anda bebas mengatur semuanya secara manual.
5
Lewati Setup Kampanye (untuk sementara)
Google akan meminta Anda membuat kampanye pertama. Buat
kampanye dummy → nanti
bisa dihapus setelah akun selesai terbentuk dan diverifikasi.
🚨
Kesalahan #1 yang Paling Sering Dilakukan Pemula:
Mengikuti alur
Smart Campaign default Google dan langsung memasukkan budget. Akibatnya: uang terbuang dalam
hari pertama
tanpa bisa dioptimalkan. Selalu pilih Expert Mode!
✅ Checklist Sebelum Lanjut
1 / 5
4.2 Bab 4 · Setup Akun
Setting Billing & Pembayaran
Setup billing yang benar memastikan iklan tidak berhenti tiba-tiba karena
masalah
pembayaran. Google Ads pakai sistem postpaid (bayar setelah)
atau
prepaid (isi saldo dulu).
⏱ ~9 menit🟢 Pemula💳 Keuangan
💳
Postpaid (Bayar
Setelah)
⭐ REKOMENDASI
Iklan
berjalan dulu →
Google tagih setelah spending mencapai threshold atau akhir bulan. Lebih fleksibel.
✓ Tidak perlu isi saldo manual
✓ Iklan tidak berhenti mendadak
✓ Cocok untuk kartu kredit
🏦
Prepaid (Isi Saldo
Dulu)
Kontrol Budget Ketat
Isi saldo
dulu ke akun
Google Ads → iklan berjalan sampai saldo habis. Cocok untuk yang tidak punya kartu
kredit.
⚠️ Iklan berhenti saat saldo habis
⚠️ Perlu topup manual secara rutin
✓ Tidak ada risiko tagihan besar tiba-tiba
Metode Pembayaran di Indonesia
💳
Kartu Kredit
PALING MUDAH
Visa/Mastercard. Postpaid — otomatis ditagih.
Paling
direkomendasikan.
🏦
Transfer Bank
PREPAID
Isi saldo manual via transfer. BCA, Mandiri,
BRI didukung.
📱
Virtual Account
PREPAID
Beberapa bank Indonesia mendukung pembayaran
via VA ke
Google.
Cara Kerja Payment Threshold
Simulasi
Postpaid — Kapan
Google Menagih?
Threshold Rp 350.000
Mulai iklan
Akhir bulan
SKENARIO A —
Threshold
tercapai
Spending mencapai Rp 350.000 sebelum
akhir bulan →
Google langsung tagih → Threshold naik jadi Rp 700.000 dst.
SKENARIO B —
Akhir bulan
Spending tidak sampai threshold → Google
tagih semua
spending di akhir bulan secara otomatis.
4 Langkah Setup Billing
1
Buka menu Billing
Tools → Billing → Payment Methods → Add Payment Method → Masukkan
informasi kartu kredit atau pilih transfer bank
2
Pilih Jenis Akun: Individual atau Business
Pilih Business jika Anda punya nama
perusahaan — penting untuk
keperluan invoice, pelaporan pajak, dan klaim biaya operasional.
3
Pahami Payment Threshold
Google mulai menagih saat spending mencapai threshold. Awal
akun baru:
~Rp 350.000. Naik otomatis seiring riwayat pembayaran yang baik
(Rp 700k → Rp 1.4jt
dst).
4
✅ Tambahkan Backup Payment Method
SANGAT DISARANKAN: Tambah kartu kedua atau
metode backup agar
iklan tidak berhenti mendadak jika kartu utama bermasalah (kedaluwarsa, limit
habis, dsb).
⚠️
Jangan Lupa: Aktifkan notifikasi email billing Google
Ads agar
Anda mendapat peringatan sebelum iklan berhenti karena masalah pembayaran. Settings →
Notifications →
Billing.
2 / 5
4.3 Bab 4 · Setup Akun
Setting Zona Waktu & Mata Uang
Pengaturan timezone dan mata uang TIDAK BISA
DIUBAH setelah akun dibuat. Ini bukan hal yang bisa dikoreksi belakangan — pastikan
benar dari
awal.
⏱ ~6 menit🟢 Pemula⚠️ Kritis
🚨
TIDAK BISA DIUBAH
SETELAH AKUN
DIBUAT
Timezone dan mata
uang dikunci
permanen. Jika salah, satu-satunya solusi adalah membuat akun Google Ads baru dari awal dan
kehilangan
semua histori data.
⏰
Timezone
Zona Waktu Indonesia
(GMT+7) Jakarta — WIB
PILIH INI
Jawa, Sumatera,
Kalimantan Barat &
Tengah
(GMT+8) Makassar — WITA
Kalimantan Timur,
Sulawesi, Bali,
Lombok
(GMT+9) Jayapura — WIT
Papua, Papua Barat,
Maluku
Timezone mempengaruhi: jadwal tayang iklan, laporan harian, dan sinkronisasi dengan
GA4. Pastikan
sama dengan timezone yang digunakan di Google Analytics 4.
💵
Mata Uang
Pilihan Mata Uang
🇮🇩 IDR — Rupiah
Indonesia
Bisnis di Indonesia
PILIH INI
🇺🇸 USD — US
Dollar
Bisnis target
pasar internasional
⚠️ Jika salah pilih USD: Semua tagihan dan
laporan dalam USD.
Konversi kurs bisa membuat angka laporan membingungkan dan biaya tidak terduga.
Apa yang Dipengaruhi Timezone?
Jadwal Tayang Iklan — Ad scheduling “08:00–17:00”
mengacu pada
timezone akun. Jika timezone salah, iklan tampil di jam yang berbeda.
Laporan Harian — Data harian di Google Ads mulai dan
berakhir
sesuai timezone akun. Pastikan sama dengan GA4 agar data tidak mismatch.
Budget Reset Harian — Budget harian “direset” di
tengah malam
sesuai timezone akun. Timezone salah = budget bisa habis di jam yang tidak efektif.
💡
Tip Konsistensi: Setelah set timezone di Google Ads,
segera
pastikan timezone di Google Analytics 4 dan Google Search
Console juga
sama (WIB/GMT+7). Ini penting agar data dari semua platform bisa dibandingkan dengan akurat.
3 / 5
4.4 Bab 4 · Setup Akun
Menghindari Jebakan Smart Campaign
Smart Campaign adalah mode default Google yang sangat terbatas kontrolnya
— dan
sering menghabiskan budget tanpa hasil optimal. Ini jebakan nomor satu untuk pemula.
⏱ ~9 menit🟢 Pemula🛡️ Hindari Rugi
❌
Smart Campaign (Default)
Google menampilkan
hanya:
🔒 Nama Bisnis
🔒 Budget Harian
🔒 Tujuan Iklan (simpel)
Selebihnya
dikontrol Google
✗
Tidak bisa lihat
keyword apa yang memicu
✗
Tidak bisa set match
type
✗
Tidak bisa tambah
negative keyword
✗
Tidak bisa bid per
keyword
✗ Data
sangat terbatas
untuk optimasi
✅
Expert Mode (Yang Kita
Gunakan)
Anda punya kontrol
penuh:
✓ Keyword + Match Type
✓ Negative Keyword
✓ Bidding per keyword
✓ Ad Scheduling
✓ Audience, Extension, dll
✓
Lihat Search Terms
Report lengkap
✓ Bisa
optimasi manual &
otomatis
✓ Data
transparan untuk
belajar
✓ Bisa
A/B test iklan
✓
Kontrol penuh atas
setiap Rupiah
Cara Beralih ke Expert Mode (Step-by-Step)
1
Temukan link “Switch to Expert Mode”
Saat Google tampilkan halaman Smart Campaign setup,
scroll ke
bawah halaman. Cari teks kecil berwarna biru: “Switch to
Expert Mode” —
Google sengaja membuatnya tidak mencolok.
2
Konfirmasi peralihan mode
Klik link tersebut → Google akan menampilkan konfirmasi →
Klik “Switch
to Expert Mode” di popup konfirmasi. Anda akan diarahkan ke
tampilan kampanye yang lebih
lengkap.
3
Verifikasi: Anda sudah di Expert Mode
Di Expert Mode, Anda akan melihat pilihan jenis kampanye:
Search,
Display, Shopping, Video, App — bukan form simpel Smart Campaign.
Jika melihat ini, Anda
sudah benar.
🖥️ Visual — Dimana Tombol “Switch to Expert Mode”
Mulai
periklanan di Google
Buat
kampanye iklan dengan
mudah
Mulai Sekarang
Switch
to Expert Mode
👆 Klik
teks kecil ini — jangan klik tombol biru besar di atas!
🚨
Tanda Anda Terjebak Smart Campaign: Dashboard Anda
hanya
menampilkan grafik sederhana, tidak ada menu “Keywords”, tidak ada “Ad Groups”, dan laporan
sangat
terbatas. Jika ini yang Anda lihat — segera buat akun baru dan mulai dari Expert Mode.
4 / 5
4.5 Bab 4 · Setup Akun
Navigasi Dashboard Google Ads
Kenali area-area utama dashboard Google Ads agar Anda bisa bergerak cepat
dan
efisien saat mengelola kampanye setiap hari.
⏱ ~10 menit🟢 Pemula🗺️ Orientasi
ads.google.com/aw/campaigns
AKUN
📊 Overview
📁 Campaigns
KAMPANYE INI
📂 Ad Groups
🔑 Keywords
📣 Ads & Assets
TOOLS
🔧 Tools & Settings
📈 Reports
🔔 Recommendations
Overview — Last 30 days
📅 1 Jul – 31 Jul 2025 ▼
KLIK
1.243
↑ 12%
KONVERSI
48
↑ 24%
CTR
5.2%
↑ 0.8%
BIAYA
Rp 4.2jt
budget
Peta Navigasi Dashboard
🗺️ Bagian-Bagian Dashboard Google Ads & Fungsinya
📊
Overview — Ringkasan performa akun: grafik trend
impressi, klik,
konversi, dan biaya. Tempat pertama dilihat setiap login.
📁
Campaigns — Daftar semua kampanye aktif/non-aktif +
performance
metrics per kampanye. Dari sini Anda masuk ke detail tiap kampanye.
📂
Ad Groups — Semua ad group dalam kampanye yang dipilih.
Lihat
performa per tema keyword.
🔑
Keywords — Semua keyword + Quality Score, CPC
rata-rata, impressi,
klik, dan konversi per keyword. Tempat optimasi keyword dilakukan.
📣
Ads & Assets — Semua iklan RSA + performance per iklan.
Dari sini
Anda bisa pause iklan yang buruk dan push iklan yang bagus.
📈
Reports — Laporan kustom, Search Terms
Report (wajib
cek rutin), Auction Insights (data kompetitor), dan laporan lainnya.
🔧
Tools & Settings — Keyword Planner, Conversion
tracking, Audience
Manager, Linked Accounts (GA4), Billing. Pengaturan fundamental akun ada di sini.
🔔
Recommendations — Saran otomatis dari Google.
Tidak harus
selalu diikuti — banyak rekomendasi yang hanya menguntungkan Google
(naikkan budget, perluas
keyword, dll).
Tips Navigasi Efisien
Kustomisasi Kolom — Di setiap tabel, klik ikon
“Columns” →
tambahkan Quality Score dan Conv. Rate sebagai kolom default. Data ini krusial tapi
tidak muncul secara
default.
Gunakan Filter — Di setiap view ada tombol Filter.
Contoh: filter
keyword dengan Cost > Rp 50.000 tapi Conv. = 0 → ini keyword yang perlu dipause atau
dioptimasi.
Hati-hati tab Recommendations — Google sering
merekomendasikan
naikkan budget, perluas keyword, atau aktifkan fitur otomatis. Selalu evaluasi sendiri
sebelum apply.
Bookmark halaman Search Terms Report — Ini menu yang
paling sering
diakses untuk optimasi. Letaknya: Reports → Predefined Reports → Basic → Search Terms.
🎉
Bab 4 Selesai!
Akun Google Ads Anda sudah siap. Sekarang lanjut ke Bab 5 — membuat kampanye Search pertama!