Bagaimana bisnis jasa hiper-lokal melawan perang harga banting-bantingan
dengan menggunakan kekuatan Ad Extensions & Local Targeting.
โฑ ~10 menit๐ข Inspirasi
Rp 2 Juta
Budget / Bulan
Rp 15.000
Cost per WA
120
Klien Baru
Masalah Awal (Kondisi Kritis)
Klien menyalakan iklan “Smart Campaign” (Google Express). Iklan tayang di kota-kota yang tidak
terjangkau oleh teknisinya. Menawar kata kunci boros seperti “AC” (yang membuat iklannya diklik
orang yang sedang cari toko penjual AC baru).
Tindakan Perbaikan (Solusi)
Radius Targeting Ekstrim: Iklan diubah dari target
“Seluruh Provinsi” menjadi “Radius 10 KM dari Workshop”. Ini memangkas biaya
transportasi teknisi secara signifikan.
Call Extensions Wajib: Karena saat AC bocor orang
panik dan butuh cepat, 80% klien berasal dari pencarian HP. Kami memasang nomor HP
langsung di iklan agar mereka mendial nomor tanpa masuk ke website.
Negative Keyword: Memblokir kata “jual”, “beli”,
“harga”, “bekas”, “sharp”, “panasonic”. Memastikan iklan hanya tayang untuk frasa intent
jasa seperti “tukang cuci ac”.
1 / 5
17.2 Bab 17 ยท Studi Kasus Nyata
Kasus B2B: Pabrik Konveksi Skala Besar
Bagaimana cara menyaring orderan eceran dan hanya mendapatkan klien
perusahaan besar yang memesan minimal 1.000 potong seragam.
Rp 10 Juta
Budget / Bulan
Rp 120.000
CPA (Lead Korporat)
Rp 400 Jt
Omset / Bulan
Strategi Memblokir “Pembeli Eceran”
Masalah terbesar B2B adalah membuang biaya klik untuk orang yang cuma mau beli 1 barang. Triknya
ada di Copywriting Iklan.
1
Repel Copywriting (Teks Penolak)
Alih-alih menulis “Jasa Konveksi Termurah”, kami menulis
“Pabrik Konveksi | Min. Order 500 Pcs | Khusus PT/Pabrik”. Orang
yang mau buat 1 jaket tidak akan berani mengklik, ini menghemat CPC kita.
Perusahaan korporat lebih suka dihubungi (dikirimi proposal)
ketimbang menelpon duluan. Kami memasang form isian (Nama PT & Kapasitas Order)
langsung di layar pencarian Google.
2 / 5
17.3 Bab 17 ยท Studi Kasus Nyata
Kasus E-Commerce: Mencetak ROAS 400%
Klien menjual sepatu kulit pria seharga Rp 400.000 via website
WooCommerce. Ini cara kami melipatgandakan budget hariannya dari 100 ribu menjadi 1 juta tanpa
rugi.
Rp 30 Juta
Ad Spend / Bulan
400%
ROAS (Return)
Rp 120 Jt
Omset / Bulan
Kami melepaskan kontrol manual sepenuhnya dan menyerahkannya ke mesin AI (Smart Bidding).
Google Merchant Center (GMC): Produk diekspor ke GMC
agar bisa tayang sebagai “Shopping Ads” (iklan bergambar di baris paling atas Google
lengkap dengan harga).
Performance Max (PMax): Kami tidak membuat kampanye
Search manual. Kami menggunakan PMax yang menyapu inventaris Search, YouTube, dan
Display secara otomatis mencari pembeli.
Skema Scaling: Begitu ROAS mencapai 500% selama 7
hari berturut-turut, kami menaikkan budget harian sebesar 20%. Tidak lebih dari 20% agar
algoritma AI tidak “kaget” dan riset ulang.
3 / 5
17.4 Bab 17 ยท Studi Kasus Nyata
Kasus Ekstrem: Produk Digital & Dropship Margin Tipis
Bagaimana bertahan di Google Ads ketika Anda hanya mengambil untung Rp
30.000 per produk sementara biaya klik (CPC) sudah Rp 2.000.
Ini adalah area zona merah. Jika margin Anda tipis, Anda TIDAK BOLEH membayar
iklan mahal.
Strategi “Low-Hanging Fruit” (Buah Jatuh)
Jangan kejar kata kunci populer seperti “Peralatan Rumah Tangga” (CPC mahal). Kejar ratusan kata
kunci super panjang (Long-tail) yang jarang dicari orang tapi niat belinya sangat akurat.
Kategori
Kata Kunci Mahal (Jangan Dipakai)
Long Tail Keyword (Volume Kecil, Konversi Tinggi)
Gadget Aksesoris
“casing iphone” (Bisa Rp 5.000 / klik)
“casing iphone 13 pro max silikon hitam tahan banting” (Hanya Rp 500 / klik)
E-Course Digital
“belajar bahasa inggris”
“kursus toefl ibt online murah untuk mahasiswa”
Terapkan struktur DSA (Dynamic Search Ads). Biarkan Google mengiklankan 2.000
produk dropship Anda secara otomatis ke orang-orang yang mengetik persis spesifikasi barang
tersebut.
4 / 5
17.5 Bab 17 ยท Studi Kasus Nyata
Investigasi Forensik: Menambal Kebocoran 100 Juta
Klien datang dengan keputusasaan: Menghabiskan uang Rp 100 Juta dalam
sebulan tapi tidak ada penjualan sama sekali. Apa yang salah?
Temuan Hasil Audit
1
Jebakan Broad Match Tanpa Pengaman
Klien menggunakan kata kunci jasa asuransi (tanpa
petik/kurung). Karena Google memakai Broad Match, iklannya tayang ke jutaan orang
yang mencari “lowongan kerja di asuransi” dan “makalah tentang asuransi”.
Solusi: Ubah ke Exact Match, tambah ribuan Negative Keywords.
2
Display Network (Search Partners) Menyala Secara Default
Saat membuat kampanye Search, Google mencentang otomatis kotak
“Include Google Display Network”. Akibatnya, uangnya habis diklik oleh aplikasi game
HP bodong. Solusi: Matikan opsi Search Partners & GDN pada kampanye
Search!
3
Landing Page yang Tidak Memiliki “Hole”
Iklannya bagus, tapi setelah diklik, user dilempar ke Beranda
Website (Homepage) yang berisi company profile membosankan. Tidak ada tombol
WhatsApp besar, tidak ada form pemesanan. Solusi: Buat Landing Page khusus 1
halaman (Single Action) yang langsung jualan.
๐ Bab 17 Selesai!
Teori tanpa praktik adalah omong kosong. Anda baru saja melihat anatomi rahasia di balik
kampanye pemenang jutaan rupiah. Lanjut ke modul terakhir untuk mengklaim template siap
pakai Anda!